Personel TNI AU Siap Awaki Jet Tempur Rafale

Personel TNI AU Siap Awaki Jet Tempur Rafale. Dok foto(Red)
SIGAPNEWS.CO.ID | Pekanbaru – Penerangan Lanud Rsn, (29/8/2025).Personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus menunjukkan kesiapan penuh dalam mengawaki jet tempur Rafale, alutsista modern generasi 4,5 yang akan segera memperkuat pertahanan udara nasional. Sebagai bagian dari rencana strategis TNI AU, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dan Lanud Supadio Pontianak akan menjadi home base pengoperasian pesawat tempur canggih buatan Dassault Aviation tersebut.
Sebanyak 16 personel TNI AU saat ini sedang menjalani program pelatihan intensif di Prancis. Dari jumlah tersebut, 12 personel berasal dari Lanud Roesmin Nurjadin, yang terdiri atas 3 penerbang tempur, 2 perwira teknik, dan 7 teknisi. Sementara itu, Letkol Pnb Binggi Nobel dari Lanud Supadio Pontianak dipercaya memimpin tim pelatihan ini.
Pelatihan yang dilaksanakan di 118 Base Arienne (Col KW Rozanoff), Mont De Marsan, dan Pangkalan Udara Saint-Dizier ini mencakup kurikulum yang komprehensif dan terukur. Para penerbang telah menyelesaikan fase kelas dan praktik sistem Rafale di hanggar, dan kini memasuki tahap latihan simulator serta bina terbang yang akan berlangsung hingga Desember 2025. Di sisi lain, para teknisi mendalami bidang Vector, Avionic, dan Armament, termasuk On the Job Training (OJT) bersama skadron operasional Angkatan Udara dan Antariksa Prancis untuk mengasah keahlian teknis sesuai standar internasional.
Program ini menjadi pondasi utama dalam mendukung modernisasi kekuatan udara nasional. Dengan 42 unit Rafale yang telah dipesan sejak Februari 2022 dan batch pertama dijadwalkan tiba awal 2026, kesiapan personel menjadi prioritas utama. Melalui pelatihan yang terstruktur dan berbasis teknologi tinggi ini, TNI AU memastikan bahwa setiap penerbang dan teknisi memiliki kompetensi optimal untuk mengoperasikan dan memelihara alutsista mutakhir tersebut.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi personelnya yang tengah menimba ilmu di Prancis. “Keikutsertaan personel Lanud RSN, baik penerbang maupun teknisi, adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar. Pelatihan ini bukan hanya menyiapkan SDM yang profesional untuk mengawaki Rafale, tetapi juga memperkuat kesiapan pertahanan udara nasional. Bekal pengetahuan dan pengalaman ini akan menjadi modal penting untuk mendukung pengoperasian Rafale secara maksimal di masa mendatang,” tegas Danlanud.
Editor :Erick Simanjuntak
Source : Pen AU