Danlanud RSN Pimpin Apel FOD Walk, Tegaskan Kepedulian Keselamatan Operasi Penerbangan
Danlanud RSN Pimpin Apel FOD Walk, dok foto(Red)
SIGAPNEWS.CO.ID | Pekanbaru — Penerangan Lanud Rsn. Bertempat di Apron A-2 Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin, Rabu (21/1/2026), Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., memimpin langsung Apel Foreign Object Debris (FOD) Walk sebelum dimulainya aktivitas operasional. Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat Lanud, perwira, bintara, tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil Lanud Roesmin Nurjadin.
Apel FOD Walk dilaksanakan sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan operasi penerbangan, sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh personel dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan bersih. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif Lanud RSN dalam memastikan area operasi bebas dari benda asing yang berpotensi membahayakan penerbangan.
Dalam arahannya, Danlanud RSN menegaskan bahwa pelaksanaan FOD Walk merupakan wujud rasa memiliki terhadap satuan, terlebih dalam waktu dekat Lanud Roesmin Nurjadin akan menyambut kedatangan pesawat tempur Rafale. “Kegiatan ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian kita semua terhadap Lanud ini. Dengan masih adanya penyiapan fasilitas Rafale di sekitar kita, mari bergotong royong menjaring benda-benda yang berada di area Apron A-1, Apron A-2, sekitar Shelter Skadron Udara 12, hingga New Taxiway,” tegasnya.
Lebih lanjut, Danlanud mengingatkan bahwa masih dimungkinkan terdapat benda-benda yang tidak semestinya berada di area operasi penerbangan, seperti kerikil, baut sisa pengerjaan, paku, maupun sisa material bangunan lainnya. Benda-benda tersebut, meskipun tampak kecil, berpotensi menimbulkan bahaya serius terhadap keselamatan pesawat dan personel apabila tidak segera dibersihkan.
Melalui kegiatan FOD Walk ini, diharapkan seluruh personel semakin peduli dan proaktif dalam menjaga kebersihan serta keselamatan area operasi penerbangan. Dengan lingkungan yang aman dan bebas dari Foreign Object Debris, seluruh kegiatan penerbangan, baik operasi rutin maupun penyiapan alutsista baru, dapat berjalan lancar, aman, dan terhindar dari risiko kecelakaan akibat Koba.
Editor :Erick Simanjuntak
Source : Pen AU